Pemkot Banjarmasin terus berupaya menjaga kestabilan harga bahan pokok, memastikan ketahanan pangan tetap terjamin, serta memperkuat sinergi sektoral guna mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif.
Menurut Yamin, koordinasi ketat lintas instansi adalah kunci utama agar rantai pasokan kebutuhan harian warga tetap lancar, sehingga daya beli masyarakat lokal tidak mudah tergerus oleh fluktuasi pasar yang sering tak menentu.
Selain mengupas tuntas isu perekonomian daerah, momentum ini turut dimanfaatkan pemerintah untuk mendorong budaya transparansi sejak dini.
Peluncuran buku panduan pendidikan antikorupsi oleh KPK diharapkan mampu menjadi kompas moral di sekolah guna mencetak generasi yang menjunjung tinggi kejujuran.
Wali Kota Banjarmasin menilai bahwa penanaman karakter antikorupsi bukan sekadar formalitas semata, melainkan kewajiban mendesak di lingkungan pendidikan hingga tataran birokrasi pemerintahan.
Langkah preventif ini diyakini penuh akan menjadi pilar utama dalam mewujudkan sistem tata kelola kota yang benar-benar bersih, profesional, dan berintegritas tinggi di masa depan.[dit]
