“Manfaatnya apa? Ya sekarang ini, di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik. Stok pangan aman,” ucapnya.
Di sektor perdagangan, Teddy memaparkan keberhasilan Indonesia menyepakati tarif 0 persen di 25 negara Uni Eropa. Kesepakatan ini mengakhiri proses negosiasi panjang yang mandek selama belasan tahun.
“Dan ini perjanjian yang sudah diurus belasan tahun yang lalu, tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu,” sambung Teddy.
Ketahanan Militer dan Fasilitas Haji
Selain penguatan ekonomi, dampak diplomasi ini juga diklaim memperkokoh sistem pertahanan nasional.
Teddy menyebut Indonesia kini memiliki akses alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang kuat dari berbagai negara produsen utama, seperti Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, hingga Inggris.
Di sisi lain, kerja sama bilateral dengan Timur Tengah juga membuahkan hasil monumental di sektor keagamaan. Indonesia kini tercatat menjadi satu-satunya negara yang memiliki fasilitas perkampungan haji mandiri di Arab Saudi.
“Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jemaah haji,” pungkas Teddy.











