Ketergantungan Impor Masih Tinggi, Capai 75 Persen
Pada kesempatan yang sama, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian (Kementan), Makmun, memaparkan data bahwa produksi susu segar lokal sejauh ini baru mampu mencukupi sekitar 25 persen dari total kebutuhan nasional.
Sementara itu, 75 persen pasokan sisanya masih harus didatangkan dari luar negeri melalui keran impor.
Menyikapi ketimpangan tersebut, Kementan bersama jajaran terkait terus berupaya merumuskan kebijakan mutakhir guna mendongkrak populasi sapi perah di tingkat peternak serta mengoptimalkan produktivitas hasil peternakan dalam negeri.
Merrijantij menegaskan, penguatan ekosistem industri susu nasional bukan sekadar urusan pemenuhan pangan, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Industri sangat mendukung peningkatan konsumsi susu nasional ini sehingga masyarakat Indonesia yang unggul di tahun 2045 bisa tercapai,” pungkasnya.
Baca Juga: Hilirisasi Energi Hijau, Erick Thohir Siapkan Industri Baterai EV Terpadu
