“Klien saya siap buka semuanya,” ungkap Krisna secara lugas. Pernyataan ini memastikan bahwa Sony akan membeberkan secara rinci identitas pihak-pihak elite lain yang disinyalir kuat ikut terlibat, meskipun hingga kini daftar nama tersebut masih disimpan rapat dari publik.
Sebelum langkah mengejutkan ini muncul, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga sosok kunci sebagai tersangka utama. Selain Sony Sanjaya, eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung telah lebih dulu terjerat kasus ini.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, membeberkan temuan terkait adanya indikasi praktik kotor dalam penunjukan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menurut Syarief, implementasi program MBG seharusnya dikelola murni oleh yayasan yang terafiliasi langsung dengan sekolah penerima manfaat.
Namun pada kenyataannya, banyak SPPG tak bersyarat yang ditunjuk hanya karena memiliki koneksi khusus dengan petinggi BGN.[dit]
