“Harusnya harga naik 10 persen justru turun. Tapi alhamdulillah tadi laporan sudah 70 persen berangsur-angsur pulih. Muli hari ini harus kembali 100 persen dan bila perlu tambah 10 persen dari harga sebelumnya karena nilai dollar,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Pangan Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Kementan demi mencegah kebocoran penerimaan negara. Ade mengungkapkan bahwa pihak kepolisian mengendus adanya indikasi permufakatan jahat di balik penurunan harga TBS sawit secara serentak ini.
“Kami menduga adanya indikasi kartel di sini atau persekongkolan jahat, persekongkolan diam-diam yang dilakukan untuk menyepakati harga TBS itu turun di saat harga CPO dunia tidak turun atau sedang cenderung naik malah gitu ya,” kata Ade.
Baca Juga: Harkitnas ke-118: Kementan Fokus Cetak Generasi Muda Unggul demi Kedaulatan Pangan











