Program Eco Enzyme Allianz Naik Kelas, Ciptakan Produk Bernilai dari Sampah Organik

Kegiatan upscaling Eco Enzyme yang dilakukan Allianz Indonesia di sekolah dasar negeri di Jakarta/Dok. Ist

Setelah proses fermentasi selesai, cairan Eco Enzyme dipanen dan dapat dimanfaatkan sebagai pembersih lantai, pencuci piring, penghilang bau, pengusir serangga, hingga pupuk tanaman.

Menariknya, Allianz Indonesia juga mengedukasi peserta mengenai pemanfaatan ampas hasil fermentasi yang selama ini sering dianggap limbah. Dalam program upscaling tahun ini, ampas Eco Enzyme diolah menjadi dua produk sederhana namun bernilai guna, yaitu bantal terapi dan pengharum ruangan alami.

Bantal terapi dibuat dari ampas fermentasi kulit buah dan sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai kompres alami sekaligus memberikan efek relaksasi aromaterapi.

Sementara itu, pengharum ruangan dibuat dari ampas yang telah dikeringkan dan dikemas dalam kantong kain berpori sehingga menghasilkan aroma alami yang menyegarkan.

Menurut Ni Made, pendekatan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah organik tidak harus rumit. Dengan edukasi yang tepat dan praktik sederhana, masyarakat dapat mengubah limbah rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat bahkan berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Program ini juga melibatkan seluruh ekosistem sekolah, mulai dari guru, siswa, komite sekolah, hingga orang tua murid. Keterlibatan berbagai pihak dinilai penting untuk membangun kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dini agar dapat diterapkan secara berkelanjutan baik di sekolah maupun di rumah.

Inisiatif tersebut sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber. Allianz Indonesia berharap program Eco Enzyme dapat menjadi bagian dari gerakan yang lebih luas dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

“Melalui program Eco Enzyme, kami ingin mendorong masyarakat, termasuk komunitas sekolah, untuk melihat bahwa sampah organik memiliki nilai guna ketika dikelola dengan tepat. Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga membuka peluang nilai tambah yang bermanfaat bagi komunitas,” ujar Ni Made.

“Bagi Allianz Indonesia, Program Eco Enzyme merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung praktik waste management yang berkelanjutan melalui edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan bernilai,” pungkasnya.[zul]

Exit mobile version