FAKTANASIONAL.NET – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Blue Bird Tbk (BIRD) secara resmi menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp166 per lembar saham untuk tahun buku 2025.
Angka tersebut mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) yang terhitung jumbo, yakni mencapai 65,3 persen dari total laba bersih perseroan.
Langkah berani emiten taksi berlogo burung biru ini tidak lepas dari torehan kinerja keuangan yang luar biasa sepanjang tahun 2025.
Perusahaan bahkan sukses memecahkan rekor pendapatan tertinggi sepanjang sejarah sejak pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia (IPO).
Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Bayu Djokosoetono, menyampaikan apresiasi mendalam atas ketahanan bisnis perusahaan yang tetap kokoh di tengah sengitnya persaingan industri transportasi modern.
Baca Juga: Berawal dari Taksi Mogok, Ini Kronologi Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo
“Dewan Komisaris melihat Perseroan mampu menjaga kinerja yang sehat sekaligus mempertahankan disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang. Konsistensi tersebut menjadi fondasi penting bagi Bluebird untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham,” ujar Bayu dikutip dari draf keterangannya pasca-RUPST di Jakarta, Sabtu (20/6).
Performa mengilap BIRD sepanjang tahun lalu disokong oleh indikator keuangan yang solid. Pendapatan bersih perseroan melesat 13 persen secara tahunan (year-on-year) hingga menembus angka Rp5,7 triliun. Selaras dengan itu, EBITDA terkerek naik 13 persen menjadi Rp1,4 triliun, sementara laba bersih tumbuh hampir 9 persen menjadi Rp643 miliar.











