IHSG Mendadak Ambles 3 Persen Usai Kabar MSCI, Investor Dibayangi Ancaman Turun Kelas

IHSG/(ilustrasi/@pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026).

Setelah sempat dibuka menguat seiring keputusan MSCI yang mempertahankan Indonesia dalam kelompok pasar berkembang, indeks justru berbalik arah dan ditutup di zona merah akibat meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar.

Dilansir dari CNBC Indonesia, pada perdagangan intraday sesi kedua sekitar pukul 15.05 WIB, IHSG tercatat merosot 3,07 persen atau sekitar 186 poin ke level 5.915,27. Sepanjang hari, indeks bergerak di kisaran tertinggi 6.171 dan terendah 5.899.

Nilai transaksi menjelang penutupan pasar tergolong terbatas, hanya mencapai sekitar Rp11,26 triliun. Sebanyak 20,44 miliar saham berpindah tangan dalam 1,66 juta transaksi.

Dari keseluruhan emiten yang diperdagangkan, hanya 99 saham menguat, sedangkan 590 saham melemah dan 121 lainnya stagnan.

Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan antara lain TPIA, BBCA, DSSA, BBRI, dan BMRI. Sementara itu, sektor barang baku, energi, dan kesehatan menjadi kelompok usaha yang mencatatkan pelemahan terdalam.

Data perdagangan menunjukkan sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi penekan utama laju IHSG, di antaranya MORA, BBRI, BBCA, BRMS, BMRI, AMMN, SMMA, BRPT, ENRG, dan BUMI.

Exit mobile version