Tantangan Kelulusan Baru dan Solusi Disnaker
Pada kesempatan yang sama, Kepala Disnaker Kota Bogor, Adi Novan, membeberkan bahwa Job Fair 2026 dipicu oleh komitmen kuat memangkas tingkat pengangguran yang kini berada di kisaran 7,9 persen atau setara 45.000 jiwa.
Tantangan ini kian dinamis karena setiap tahunnya angka kelulusan SMA dan SMK terus bertambah, sementara tidak semua lulusan langsung melanjutkan ke perguruan tinggi atau otomatis terserap pasar kerja.
“Angka pengangguran kita masih cukup tinggi. Oleh karena itu, Job Fair ini menjadi salah satu dari berbagai upaya yang kami lakukan. Harapan kami tentu penyerapan tenaga kerja bisa maksimal, dan para peserta bisa mengoptimalkan potensi serta peluang yang sudah disiapkan bersama perusahaan yang mayoritas berskala nasional ini,” jelas Adi Novan.
Melalui bursa kerja di Mal Plaza Jambu Dua ini, Disnaker berharap dapat menciptakan hubungan timbal balik yang saling menguntungkan antara dunia industri dan para pencari kerja.
Menariknya, program ini terbuka lebar bagi siapa saja—terutama para lulusan baru (fresh graduate)—tanpa adanya batasan gender maupun domisili.
Baca Juga: Dugaan Pungli Pengurusan Sertifikat di BPN Bogor 1 Cibinong, Warga Mengaku Diminta Rp8 juta











