“Pasangan ini bukan coba-coba karena memang Dejan juga bukan kelas yang sembarangan, dia sudah bisa dan sudah pernah bersaing di atas. Jadi saya anggap kita punya peluang,” tegas Rionny.
Dampak dari perombakan ini, pasangan Dejan sebelumnya, Bernadine Anindya Wardana, juga dipasangkan dengan duet baru, yaitu Verrell Yustin Mulia. Pasangan Verrell/Bernadine juga dijadwalkan memulai penampilan perdana mereka di Taipei Open 2026.
Rian Ardianto Jadi Mentor di Ganda Putra
Perubahan strategi juga terjadi di sektor ganda putra. Muhammad Rian Ardianto dipastikan akan tampil bersama pemain muda, Daniel Edgar Marvino, untuk beberapa turnamen ke depan. Duet senior-junior ini direncanakan menjalani debut di turnamen level Super 300, Taipei Open 2026.
Pelatih ganda putra, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mempercepat proses pematangan pemain muda potensial di Pelatnas.
“Saya melihat potensi yang bagus dari Daniel Edgar tapi dia masih perlu mentor dan bimbingan di lapangan untuk meningkatkan kemampuannya,” kata Antonius Budi Ariantho.
Antonius berharap kematangan bertanding yang dimiliki Rian dapat ditularkan dengan baik kepada Daniel selama mereka berpasangan di lapangan.
“Dengan pengalaman, jam terbang dan skill yang dimiliki Rian, saya harap Rian bisa membimbing Daniel Edgar untuk naik ke level yang lebih tinggi dan juga semoga Daniel Edgar bisa belajar banyak dari Rian,” pungkas Anton.











