Fakta Nasional

Rusuh Berdarah di Penjara Sri Lanka, 26 Orang Meninggal Dunia

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan memuncak di salah satu fasilitas pemasyarakatan Sri Lanka pada Senin (6/7), setelah bentrokan hebat pecah di dalam Penjara Negombo. Mengutip laporan AFP, insiden yang terjadi semalam tersebut menelan 26 korban jiwa, te…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 July 2026 📖 1 menit
Rusuh Berdarah di Penjara Sri Lanka, 26 Orang Meninggal Dunia
Rusuh Berdarah di Penjara Sri Lanka, 26 Orang Meninggal Dunia/(Pixabay)

FAKTANASIONAL.NET - Ketegangan memuncak di salah satu fasilitas pemasyarakatan Sri Lanka pada Senin (6/7), setelah bentrokan hebat pecah di dalam Penjara Negombo.

Mengutip laporan AFP, insiden yang terjadi semalam tersebut menelan 26 korban jiwa, termasuk empat orang penjaga penjara yang berupaya meredam kerusuhan.

Selain korban tewas, lebih dari 100 orang, yang terdiri dari narapidana dan staf penjara, mengalami luka-luka dengan beberapa di antaranya menderita luka tembak, menurut keterangan Direktur Rumah Sakit Negombo, Pushpa Gamlath.

Kerusuhan diduga dipicu oleh perseteruan antara narapidana dari dua geng narkoba yang berbeda. Pihak berwenang bahkan harus mengerahkan drone untuk memantau situasi di lapangan karena kondisi yang sempat tidak terkendali.

Insiden ini kembali menyoroti krisis kapasitas di penjara-penjara Sri Lanka. Data resmi menunjukkan bahwa fasilitas pemasyarakatan di negara tersebut saat ini menampung sekitar 41.250 narapidana, angka yang mencapai empat kali lipat dari kapasitas ideal.

Peristiwa berdarah ini mirip dengan rusuhan pada Desember 2020 yang menewaskan 11 narapidana saat puncak pandemi Covid-19.

Pemerintah kini menghadapi tekanan besar untuk segera mereformasi sistem penjara yang sesak guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK