Fakta Nasional

Trump Perintahkan Penghentian Perdagangan AS dengan Spanyol

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan menginstruksikan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol. Perintah lisan yang dikutip dari Euro News ini disampaikan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 10 July 2026 📖 1 menit
Trump Perintahkan Penghentian Perdagangan AS dengan Spanyol
Pemerintah Amerika Serikat resmi menerapkan tarif impor tambahan sebesar 10 persen untuk produk ekspor asal Indonesia mulai Jumat (24/7/2026) berdasarkan hasil Investigasi Section 301 terkait penanganan kerja paksa./Dok. Ist

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara mengejutkan menginstruksikan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Perintah lisan yang dikutip dari Euro News ini disampaikan Trump saat berada di Ankara, Turki, untuk menghadiri KTT NATO.

Trump merasa kecewa dengan sikap pemerintah Spanyol yang dinilai enggan meningkatkan anggaran pertahanan hingga mencapai target 5 persen dari PDB.

Trump melabeli Spanyol sebagai mitra yang tidak dapat diandalkan dalam aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara. "Saya tidak ingin berurusan lagi dengan Spanyol. Putuskan seluruh perdagangan dengan Spanyol," tegas Trump di hadapan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, dikutip redaksi dari CNN pada 9/7/2026.

Menanggapi ancaman tersebut, sumber dari pemerintahan Spanyol di Moncloa menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah responsif dan merespons sikap Trump dengan kepala dingin.

Meski mendapat tekanan ekonomi, pemerintah Spanyol telah menyusun data pertahanan sebagai bahan negosiasi formal untuk menanggapi pernyataan kontroversial sang Presiden AS.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK