Konflik ini dipicu oleh perebutan pengaruh di Selat Hormuz, jalur air strategis yang menjadi inti perselisihan kedua negara. Pasukan AS menggempur target darat dan laut Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Pertempuran ini secara resmi menggagalkan nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi oleh Pakistan dan ditandatangani pada Juni lalu.
Kondisi keamanan di Timur Tengah kini berada dalam ketidakpastian tinggi seiring dengan terus memanasnya situasi di lapangan.[dit]
