“Sebagai badan pengatur global, FIFA bertanggung jawab untuk memastikan permainan ini menjangkau setiap sudut dunia,” ujarnya menambahkan.
Kendati demikian, FIFA menegaskan bahwa penerimaan dana FFFP ini bersifat opsional. Penyaluran anggaran hanya diperuntukkan bagi asosiasi anggota yang mengajukan permohonan dan dinilai membutuhkan dukungan finansial tersebut.
Sebelumnya, PSSI telah memanfaatkan dana bantuan FIFA Forward untuk pembangunan infrastruktur fisik, seperti fasilitas lapangan sintetis di Sawangan, Depok, serta pusat pelatihan (training center) Tim Nasional Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
