Daerah  

Pemerintah Mulai Bangun PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 Triliun di Jawa Barat

Foto Ilustrasi/Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memberikan sambutan pada seremoni groundbreaking proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Jawa Barat. Proyek berinvestasi Rp7,2 triliun ini ditargetkan mengolah 2.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik EBT sebesar 40,79 MW./Dok. Ist

“Kami mengharapkan pelaksanaan konstruksi dapat dilakukan percepatan sehingga PSEL Legok Nangka dapat beroperasi lebih awal,” tegas Yuliot.

Keberhasilan proyek ini membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, PT PLN (Persero), pengembang, lembaga pembiayaan, hingga masyarakat.

Yuliot berharap PSEL Legok Nangka dapat menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan.

“PSEL Legok Nangka diharapkan dapat menjadi model pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi yang dapat direplikasi di berbagai daerah,” tuturnya.

Proyek ini diharapkan membawa dampak positif berantai, mulai dari reduksi volume sampah secara signifikan, pasokan energi bersih, penciptaan lapangan kerja, hingga perbaikan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Jawa Barat.

Baca Juga: Kebakaran TPA Jatiwaringan Padam, KLH Tetap Pantau Potensi Kemunculan Api Tersembunyi di Bawah Permukaan Tumpukan Sampah

Exit mobile version