Petugas menemukan barang bukti lain berupa satu botol kecil berisi urine ‘cadangan’ yang diduga disiapkan Saufi untuk memalsukan hasil tes urine jika sewaktu-waktu ada pemeriksaan mendadak di bandara.
Maskapai Malaysia Airlines menyatakan kooperatif dengan otoritas Indonesia sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku terkait pilotnya ditangkap karena menyelundupkan puluhan kilogram ekstasi.
Dilaporkan kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Malaysia Airlines mengatakan pihaknya menahan diri untuk berkomentar, tetapi menanggapi serius tuduhan tersebut.
Maskapai nasional Malaysia tersebut mengatakan pihaknya tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut karena masalah tersebut masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang Indonesia.
“Malaysia Airlines ingin menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran dan saat ini sedang melakukan peninjauan internal atas masalah tersebut,” ujarnya. (adm)
