Gelar Haul Pendiri NKRI dan Zikir Kebangsaan, Puluhan Ribu Jamaah JATMA ASWAJA Penuhi Masjid Istiqlal

Puluhan Ribu Jamaah JATMA ASWAJA penuhi masjid Istiqlal dalam rangkan gelaran haul pendiri NKRI dan zikir kebangsaan/Fkn.

“Zikir mengajarkan kita untuk mengingat Allah, tetapi dari ingatan itu harus lahir akhlak. Dari akhlak lahir kepedulian, dari kepedulian lahir persaudaraan, dan dari persaudaraan itulah kita bisa bersama-sama menjaga bangsa ini,” jelas Hasan.

Ia menilai persatuan bangsa membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Dengan demikian, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Tuhan, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kehidupan berbangsa.

Sementara itu, Rais Aam PB JATMA ASWAJA, Habib Luthfi bin Yahya, menegaskan bahwa semangat spiritual dan kecintaan terhadap tanah air telah menjadi bagian dari keteladanan para pendiri NKRI.

Menurut Habib Luthfi, perjuangan para pendiri bangsa tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai spiritual, pengorbanan, serta semangat membangun kehidupan kebangsaan.

“Karena itu malam ini juga kita gunakan sebagai momen refleksi untuk mendoakan para pendiri NKRI. Haul ini juga sebagai pengingat kita bahwa eksistensi kita hari ini sebagai bangsa Indonesia merupakan buah dari perjuangan para pendiri NKRI,” jelas Habib Luthfi.

Melalui Zikir Kebangsaan dan Haul Pendiri NKRI, JATMA ASWAJA berharap semangat persatuan, kepedulian sosial, dan cinta tanah air terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga keutuhan Indonesia merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.[Sel]

Exit mobile version