Fakta Nasional

Norwegia Sita Kapal Riset Rusia atas Permintaan Ukraina, Ketegangan NATO-Moskow Memanas

FAKTANASIONAL.NET - Norwegia mengambil langkah tegas dengan menyita kapal riset milik Rusia, Professor Molchanov, di wilayah Svalbard. Penyitaan tersebut dilakukan atas permintaan perusahaan energi milik negara Ukraina, Naftogaz, di tengah meningkat…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 03 September 2026 📖 1 menit
Norwegia Sita Kapal Riset Rusia atas Permintaan Ukraina, Ketegangan NATO-Moskow Memanas
Presiden Rusia, Vladimir Putin/Dok. Kompas.id

FAKTANASIONAL.NET - Norwegia mengambil langkah tegas dengan menyita kapal riset milik Rusia, Professor Molchanov, di wilayah Svalbard.

Penyitaan tersebut dilakukan atas permintaan perusahaan energi milik negara Ukraina, Naftogaz, di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan negara-negara NATO terkait kawasan Arktik.

Kapal tersebut ditahan pada Rabu ketika sedang bersandar di Barentsburg, permukiman Rusia di kepulauan Svalbard yang berada di bawah administrasi Norwegia. Negara tersebut merupakan anggota NATO.

Menurut keterangan Gubernur Svalbard, tindakan penyitaan berlandaskan perintah Pengadilan Distrik Nord-Troms dan Senja tertanggal 31 Agustus 2026.

Putusan tersebut memberikan Naftogaz hak untuk melakukan penyitaan. Professor Molchanov untuk sementara dilarang meninggalkan Barentsburg sampai terdapat keputusan hukum berikutnya.

Informasi penyitaan bahkan disebut baru diketahui awak dan penumpang kapal melalui pemberitaan media. Hal itu disampaikan koresponden TASS yang berada di kapal dalam sebuah ekspedisi, sebagaimana dikutip SINDOnews, Kamis, 3 September 2026.

Menteri Rusia untuk Pembangunan Timur Jauh dan Arktik, Aleksey Chekunkov, memastikan kondisi awak kapal aman. Ia menyebut pengacara perusahaan Arktikugol akan segera memberikan respons melalui jalur hukum sekaligus mempersiapkan gugatan terhadap perintah penyitaan tersebut.

Professor Molchanov merupakan kapal riset milik negara Rusia yang dioperasikan badan meteorologi nasional, Roshydromet. Selain mendukung kegiatan ilmiah, kapal itu sejak tahun lalu digunakan sebagai sarana transportasi reguler untuk penumpang dan kargo dari Murmansk menuju Barentsburg.

Kapal tersebut membawa ilmuwan, pegawai Arktikugol, kontraktor beserta keluarga, hingga kebutuhan logistik untuk permukiman Rusia di Svalbard.

Penghentian penerbangan langsung Rusia-Svalbard sejak 2020 membuat jalur laut semakin penting. Layanan penumpang melalui laut kembali beroperasi pada 2025.

Professor Molchanov kini menjadi satu-satunya kapal yang melayani rute Murmansk-Barentsburg. Sepanjang 2026, sebanyak 10 perjalanan pulang-pergi telah dijadwalkan.

Penyitaan kapal tersebut berpotensi menambah ketegangan hubungan Rusia dengan Norwegia dan NATO, terutama karena menyangkut aktivitas Rusia di kawasan strategis Arktik. Dikutip dari SINDOnews, Kamis, 3 September 2026.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK