“Pameran ini merupakan akses terhadap produk baru yang innovative, suppliers berkualitas yang tepat, dan pengetahuan yang relevan dan up-to-date dengan perkembangan teknologi global untuk menjaga daya saing bisnis ritel Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menegaskan bahwa antusiasme pada hari pertama Global Sources Indonesia 2026 menunjukkan kuatnya kebutuhan pelaku usaha terhadap sebuah platform yang mampu mempertemukan produk, teknologi, pengetahuan, dan jejaring bisnis dalam satu ekosistem.
“Hari pertama ini telah membuktikan bahwa platform seperti GSI sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha. Entrepreneur tidak hanya membutuhkan produk, tetapi juga membutuhkan koneksi, pengetahuan, insight, dan inspirasi untuk berkembang. Semua itu hadir di sini. Inilah yang membuat Global Sources Indonesia memiliki nilai strategis bagi penguatan ekosistem bisnis dan industri TIK Indonesia.”
Melengkapi aktivitas di show floor, hari pertama Global Sources Indonesia 2026 juga menandai dimulainya Retail Industry Conference Series LIVE, rangkaian sesi konferensi yang menghadirkan praktisi dan pakar industri untuk membahas perkembangan terkini yang membentuk lanskap ritel Indonesia.
Selain konferensi, Retail Industry Workshop turut digelar pada hari pertama, menghadirkan program pembelajaran praktis yang dirancang khusus untuk retailer, pemilik brand, online seller, dan pelaku usaha yang ingin meningkatkan kompetensi bisnis mereka secara konkret.
Peserta workshop mendapatkan bekal keterampilan yang dapat langsung diterapkan — mulai dari strategi kurasi produk, manajemen supplier, hingga taktik pertumbuhan penjualan di era omnichannel.
Global Sources Indonesia 2026 masih akan berlangsung hingga 19 September 2026. Bagi pelaku bisnis yang belum hadir, masih tersedia kesempatan untuk mengunjungi show floor, mengikuti sesi konferensi dan workshop, serta bertemu langsung dengan ratusan supplier Asia.[Mut]







