Andre Rosiade membayangkan kemajuan bagi Sumatera Barat, kalau jalan tol Padang-Pekanbaru ini selesai. Orang dari Riau diprediksinya akan sering berkunjung ke Sumbar, untuk alasan berwisata dan lain sebagainya. Ekonomi Sumbar akan kembali hidup. Ini sering diulang-ulang Andre Rosiade di berbagai kesempatan.
Sempat terdengar wacana Agam dan Bukittinggi ditinggalkan, karena Kabupaten Tanah Datar mengaku bersedia dan siap dilewati jalan tol ke Pekanbaru itu. Tapi agaknya wacana itu sulit untuk direalisasikan.
Bagaimanapun Agam dan Bukittinggi harus masuk. Kalau tidak, bisa jadi jalan tol itu akan bernasib sama dengan jalan tol Padang-Sicincin, yakni sepi dilewati kendaraan. Sebab, pengendara lebih memilih jalan lama ketimbang jalan tol yang baru itu.
Memang Sumbar agak lain terkait jalan tol ini, dan mungkin juga terkait yang lainnya. Jal tol seperti tak sudah-sudah hampir sepuluh tahun terakhir ini. Panjang 40 Km saja, bisa memakan waktu sampai dua periode Gubernur baru selesai. Apalagi ratusan Km sampai ke Pekanbaru sana.
Habis umur kita menunggu jalan tol Padang-Pekanbaru itu terwujud, mungkin belum terwujud juga. (ERIZAL)
