55 Persen Pemilih Prabowo Tak Ingin Memilihnya Lagi pada Pilpres 2029

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun Drastis, Penilaian Ekonomi Ikut Memburuk/(ilustrasi)

FAKTANASIONAL.NET – Sebanyak 55 persen pemilih Presiden Prabowo Subianto pada pemilihan sebelumnya menyatakan tidak akan kembali memberikan suara kepadanya dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Temuan tersebut terungkap dalam survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) yang mengevaluasi kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hasil riset itu dipaparkan dalam peluncuran laporan bertajuk Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran secara virtual pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Direktur Eksekutif CELIOS, Bhima Yudhistira, menjelaskan bahwa mayoritas responden yang sebelumnya memilih Prabowo justru menyatakan tidak ingin memilihnya kembali.

“Jadi jika ada pilpres mendatang, 55 persen itu bilang bahwa tidak akan memilih kembali Prabowo, dan 27 persen yang menjawab akan memilih kembali. Sisanya 19 persen tidak tahu,” ujar Bhima, Senin (12/10/2026).

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa dukungan terhadap Prabowo pada pemilihan mendatang masih menghadapi tantangan berdasarkan persepsi responden dalam survei tersebut.

Survei CELIOS juga mencatat penilaian terhadap kinerja Presiden Prabowo yang relatif rendah. Kalangan ahli memberikan skor 2,8 dari skala 10, sedangkan penilaian masyarakat umum mencapai 4,6 dari skala yang sama.

Penelitian yang melibatkan 1.122 responden itu turut mengukur dampak kebijakan pemerintah terhadap kondisi psikologis masyarakat. Hasilnya, sebanyak 75 persen responden mengaku mengalami stres akibat dampak kebijakan pemerintah.