C.L.A.Y. mengisahkan seorang genius komputer yang cerdas, tetapi tidak mendapat perhatian dari lingkungan sosialnya. Kehidupannya berubah ketika ia menemukan tujuan dan penerimaan melalui kelompok peretas bawah tanah bernama C.L.A.Y., singkatan dari Clowns Laughing At You.
Kelompok tersebut mengubah provokasi digital menjadi tindakan nyata. Namun, popularitas mereka justru menarik perhatian badan intelijen, sindikat kriminal, dan kelompok peretas pesaing.
Selain Nicolas Cage, Michael Sheen, dan Agnez Mo, film ini juga melibatkan Jordi Mollà, Emilio Sakraya, serta Adrian Topol. Proyek tersebut menjadi debut penyutradaraan film panjang bagi Afram, yang sebelumnya menulis dan memproduseri film mata-mata berlatar Perang Dunia II, Fortitude, karya Simon West.
Keterlibatan dalam C.L.A.Y. memperpanjang perjalanan Agnez di Hollywood setelah memerankan Lila Hoth dalam Reacher Season 4, yang tayang pada 12 Agustus 2026. Popularitasnya meningkat pesat hingga menempati posisi kedua dalam daftar IMDb STARmeter pada 26 Agustus, setelah sebelumnya berada di posisi keenam pada 17 Agustus.
Agnez juga pernah menjadi pengisi suara dalam film animasi Groove Tails bersama Ansel Elgort, Halle Bailey, Alan Ritchson, dan Ludacris.
Pada Oktober 2026, Agnez dijadwalkan memiliki patung lilin di Madame Tussauds Hollywood, Amerika Serikat. Ia menjadi selebriti Indonesia pertama yang tampil di cabang tersebut.
Rangkaian pencapaian ini memperlihatkan semakin luasnya keterlibatan Agnez Mo dalam berbagai proyek hiburan internasional.[dit]
