Mentan Tegaskan Impor Gandum dan Kedelai AS Jadi Prioritas

Gandum/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah strategis di sektor pertanian dengan memperkuat kerjasama dagang bersama Amerika Serikat. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa di bawah kesepakatan tarif resiprokal 19%, Indonesia akan memfokuskan impor dua komoditas utama yakni gandum dan kedelai. Kebijakan ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan bahan baku pangan dan pakan ternak bagi kebutuhan dalam negeri.

Amran menjelaskan bahwa gandum dan kedelai menjadi pilihan utama karena keduanya memiliki peran sentral dalam industri makanan dan peternakan.

Gandum banyak digunakan oleh sektor industri roti, mie, dan produk olahan lainnya, sementara kedelai penting untuk pembuatan tempe, tahu, serta pakan ternak. “Kita fokus impor dari AS itu gandum dan kemudian kedelai, itu dua komoditasnya,” ujarnya seusai rapat koordinasi terbatas di Kemenko Perekonomian pada Jumat, 25 Juli 2025.