Sidang Paripurna DPR: Presiden Prabowo Patok Belanja Negara RAPBN 2027 Maksimal 14,80 Persen PDB

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung rapat evaluasi dan percepatan program kerja bersama seluruh menteri pada Senin sore./Dok. Setpres

FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto secara resmi mematok pagu belanja negara pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 berada di kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Target fiskal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Negara saat memaparkan Dokumen Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam rapat paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Presiden menjelaskan bahwa alokasi belanja negara tersebut nantinya akan diarahkan secara fokus untuk mendukung akselerasi berbagai program strategis nasional serta memperkuat sektor-sektor vital yang berkaitan langsung dengan pemenuhan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: Meski Berat, Namun RAPBN 2026 yang Disampaikan Presiden Prabowo Dinilai Cukup Realistis

“Untuk mendukung berbagai program prioritas dan program-program vital kita, belanja negara direncanakan berada pada kisaran 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB kita,” ungkap Presiden Prabowo di hadapan jajaran anggota dewan.

Guna mengimbangi postur belanja tersebut, pemerintah menetapkan target pendapatan negara dalam RAPBN 2027 berada pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB.

Melalui perhitungan postur anggaran ini, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap menjaga batas aman defisit APBN 2027 pada kisaran 1,80 hingga maksimal 2,40 persen dari PDB, selaras dengan koridor undang-undang yang berlaku.