Fundamental Kuat di Tengah Gejolak Pasar, Danantara dan Himbara Buka Peluang ‘Buyback’ Saham Bank BUMN

Danantara bersama Himbara menegaskan fundamental bank BUMN tetap solid dan membuka peluang aksi buyback saham untuk menjaga stabilitas pasar./net.

FAKTANASIONAL.NET — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menegaskan bahwa kondisi fundamental emiten perbankan pelat merah saat ini berada dalam posisi terbaik.

Guna meredam gejolak pasar saham domestik, pemerintah juga mulai membuka peluang untuk melakukan aksi pembelian kembali (buyback) saham perbankan BUMN.

Langkah ini diambil setelah jajaran pimpinan DPR melakukan pertemuan intensif dengan Himbara, BP BUMN, BPI Danantara Indonesia, dan perwakilan pemerintah untuk membahas volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang belakangan ini tertekan di kisaran level 5.000-an.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengumpulkan puluhan pimpinan perusahaan sekuritas untuk meluruskan persepsi pasar mengenai kondisi riil bank-bank pelat merah.

“Kemarin saya juga ketemu sendiri dengan 30 pemimpin sekuritas. Kita menjelaskan program-program pemerintah dan mereka baru memahami,” kata Dony di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/6).

Dony menjamin transparansi kinerja perbankan BUMN sangat terbuka untuk diuji oleh publik dan para investor.

Baca Juga: Presiden Prabowo Setujui Perluasan Program Bedah Rumah hingga 2027

“Fundamentalnya bank-bank kita itu dalam posisi yang terbaik hari ini. Bisa dilihat kok (kinerjanya) kan mereka bank terbuka, bisa dilihat bukunya. Mereka dalam posisi yang sangat luar biasa bagus,” imbuhnya.

Menyikapi penurunan harga saham perbankan negara yang tidak mencerminkan kinerja aslinya, Dony menilai opsi buyback sangat masuk akal untuk diambil. Menurutnya, buyback merupakan mekanisme yang lazim dilakukan perusahaan ketika harga saham di pasar tidak mencerminkan kondisi fundamental perusahaan.