Malaysia Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza Bersama dengan Indonesia

PM Malaysia Anwar Ibrahim

Dukungan Malaysia ini menyusul pengumuman Presiden AS Joe Biden tentang proposal tiga fase gencatan senjata di Gaza, yang kemudian ditolak oleh ‘Israel’.

Prabowo lebih lanjut menyatakan bahwa diperlukan investigasi yang komprehensif terhadap bencana kemanusiaan di Rafah dan “solusi yang adil” untuk konflik tersebut.

“Dan itu berarti hak-hak tidak hanya Israel untuk eksis, tetapi juga hak-hak rakyat Palestina untuk memiliki tanah air mereka sendiri, negara mereka sendiri, hidup dalam damai,” tambahnya.

Pada bulan Mei, pihak berwenang di UEA, Mesir, dan Maroko mengumumkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk bergabung dengan inisiatif yang dipimpin oleh Amerika Serikat untuk membentuk “pasukan penjaga perdamaian” di Gaza setelah perang berakhir.

“Tiga negara Arab telah melakukan diskusi awal, termasuk Mesir, UEA, dan Maroko, namun mereka ingin AS mengakui negara Palestina terlebih dahulu,” kata seorang pejabat.***

Exit mobile version