“Ini karena aerodinamika di satu sisi, tetapi juga suhu panas di sisi lain,” ujar Marquez.
“Dalam panas ini, ban juga menjadi sangat panas dan tekanannya meningkat. Roda terkunci dan jika Anda mengemudi di belakang musuh, Anda harus mengerem lebih awal,” tambahnya.
Mengaspal di Sirkuit Misano di sesi sprint race, Marc Marquez memang terlihat cukup kesulitan bersaing di posisi depan. Untuk itu, ia pun menyadari posisi kelima menjadi tempat terbaik baginya di Sprint Race kali.
Namun jika pada sesi balapan nanti didahului hujan, maka peluang Marquez untuk naik podium di MotoGP San Marino bakal terbuka.
Kondisi tersebut juga sudah diprediksi Velentino Rossi. Menurut The Doctor, kunci Marquez dapat memenangkan balapan MotoGP 2024 dan mengakhiri paceklik kemenangan lebih dari 1000 hari di kelas premier, adalah hujan.
Komentar tersebut dilontarkan Rosi sebelum balapan MotoGP Austria 2024 berlangsung beberpa pekan lalu, Minggu (18/8/2024).
Pria yang juga dikenal sebagai musuh abadi Marquez ini memahami seperti apa kekuatan lawannya. Oleh karena itu, The Doctor memiliki jawaban meyakinkan soal kapan The Baby Alien bisa meraih podium utama.
Juara dunia MotoGP 9 kali ini mengklaim, Marquez bisa memetik kemenangan ketika jalannya balapan berlangsung wet race alias hujan maupun lintasan basah.
Sebab diakui oleh para rival, Marquez menjadi segelintir pembalap yang mempunyai kemampuan sama baiknya ketika menggeber kuda besi, baik dalam situasi dry maupun wet race.
“Tentu saja dengan air Anda memulai hampir dari awal (jika hujan). Tetapi Marquez sangat kuat di lintasan basah, dan dengan Ducati dia langsung melaju sangat cepat, jadi dia akan memiliki peluang yang lebih baik,” ugkap Rossi.[zlj]
