Kapten tim polo air DKI, Brandley Ignatius Legawa dalam wawancara setelah pertandingan, mengungkapkan bahwa dukungan para suporter sangat memotivasi tim untuk memberikan yang terbaik.
“Kami merasakan energi besar dari teriakan dan dukungan suporter. Mereka membuat kami tidak pernah menyerah meski pertandingan berjalan ketat,” ujarnya.
Pertandingan final melawan tim kuat dari Jawa Barat berlangsung penuh ketegangan. Namun, DKI berhasil unggul dalam adu penalti, memastikan kemenangan mereka dan mengukuhkan posisi sebagai juara.
Suara genderang dan terompet yang tidak pernah berhenti hingga peluit akhir dibunyikan menjadi simbol kemenangan tim DKI. Para pemain berterima kasih kepada para suporter yang terus memberikan dukungan tiada henti sejak awal pertandingan hingga puncak kemenangan.
Dengan raihan medali emas ini, tim polo air DKI Jakarta mencatatkan prestasi luar biasa di PON XXI, kembali meraih medali emas yang selama ini mereka pegang dalam beberapa edisi PON sebelumnya.[sel]
