Pelantikan Dewan Pengurus Pusat, Kadin Pastikan Dukung Program Ketahanan Pangan Prabowo

Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik, Penegakan Hukum dan Keamanan (Polhukam) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Bambang Soesatyo atau Bamsoet menghadiri Rapat Dewan Pengurus Kadin Indonesia di Menara Kadin Jakarta, Rabu (23/10/24).

Trickle down effect dari industri pengolahan bahan pangan dengan pendistribusiannya akan menyediakan lapangan kerja yang menjadi harapan belasan juta generasi milenial dan Gen-Z yang kini menganggur.

“Data BPS mencatat tidak kurang dari 29,36 juta petani pada tahun 2023 Dalam satu dekade terakhir, jumlah petani Indonesia dilaporkan menurun sekitar 7,42%. Tahun 2013, jumlah petani masih tercatat sekitar 31,70 juta,” sebut Bamsoet.

Menurunnya jumlah petani dan minimnya generasi muda menggarap sektor pertanian tanaman pangan, menurut Bamsoet, sudah pasti disebabkan terbentuknya persepsi, bahwa sektor pertanian tanaman tidak prospektif.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 bidang Hukum & HAM dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila sekaligus Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, potensi sektor pertanian tanaman pangan dan industri pengolahannya di Indonesia sangatlah besar, karena pasarnya mencakup kebutuhan sehari-hari bagi lebih dari 280 juta jiwa.

Potensi besar itu akan terwujud menjadi kenyataan jika negara bersungguh-sungguh merealisasikan target kemandirian pangan.

Kesungguhan itu idealnya ditunjukkan dengan kemauan politik dan didukung oleh Litbang pangan yang progresif. Selain itu, alih lahan pertanian harus dihentikan. Bahkan sebaliknya, lahan pertanian tanaman pangan hendaknya terus diperluas dari waktu ke waktu.

“Sektor pertanian tanaman pangan yang produktif akan mewujudkan kemandirian pangan dan kemakmuran bagi semua komunitas yang bekerja di sektor tersebut. Jika semua itu terwujud, kontribusi komunitas pertanian dan pengolahan tanaman pangan bagi aspek ketahanan nasional sangat signifikan” kata Bamsoet.

“Stabilitas nasional akan selalu terjaga karena kebutuhan pokok rakyat selalu tersedia dalam jumlah yang lebih dari cukup dengan harga terjangkau,” pungkas Bamsoet,” pungkas Bamsoet.  [zul]

Exit mobile version