Sementara itu, Head of Marketing PT. Bintang Toedjoe, Arwin Hutasoit mengungkapkan Selain pembaruan pada formula dan kemasan, Bejo memperkenalkan inisiatif baru: Anti Angin Angin Club, sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan fisik dan menikmati hidup aktif tanpa gangguan akibat masuk angin.
Kampanye Anti Angin Angin Club diluncurkan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif masuk angin terhadap kesehatan dan produktivitas. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan secara praktis dan menyenangkan.
“Bejo Jahe Merah hadir untuk mendampingi generasi sibuk, mereka yang beraktivitas di luar rumah, menghadapi hujan, tantangan sehari-hari, hingga para petualang yang gemar mengeksplorasi alam. Bejo Jahe Merah tak hanya anti angin angin biasa, tapi juga anti angin ribut, anti angin melambai, anti angin ngegas, dan anti angin terjun,” kata Arwin Hutasoit.
“Masyarakat yang tidak ingin angin-anginan, sambil melawan masuk angin, bisa ikut bergabung dan mengambil manfaatnya, karena Bejo Jahe Merah bisa dikonsumsi seluruh masyarakat, tanpa memandang IQ. Jadi semua orang bisa memanfaatkannya,” tambahnya.
Selain itu, Arwin Hutasoit juga menyampaikan bahwa pada minggu ketiga November 2024 ini pihaknya akan melakukan egiatan Razia Angin di halte-halte TransJakarta.
“Bersiaplah ketika sedang berada di halte-halte TransJakarta minggu ketiga November 2024, karena akan ada Razia Angin yang akan dilakukan oleh Bejo Police,” ungkapnya.
“Di kegiatan seru ini, Bejo Police siap memastikan para pengguna transportasi umum untuk selalu semangat menghadapi kegiatan dari itu dengan bugar, lalu bergabung dalam Anti Angin Angin Club dan menghindari risiko kesehatan akibat masuk angin,” papar Arwin Hutasoit.[zul]
