Hingga Oktober 2024, Realisasi Program TJSL Hutama Karya Capai Rp 10,672 Miliar

Serah terima bantuan 1 Unit Mobil Ambulance untuk Yayasan Kemakmuran Anam Sungai Angek di Bukit Tinggi, Sumbar yang dilakuan langsung oleh Kepala Unit TJSL Hutama Karya, Agus Kosasih/Corcomm

“Total keseluruhan bantuan yang disalurkan oleh Hutama Karya adalah senilai Rp 1,4 Miliar Rupiah,” ujar Adjib.

Adapun HK Peduli di Provinsi Sumatra Barat ini dapat mengoptimalkan fasilitas ibadah bagi hingga1800 masyarakat yang diantaranya 250 jemaat pengajian Yayasan Al Mukhlisin dan 1500 anggota Yayasan Adzkia Sumbar, serta 50 Kepala Keluarga Sungai Angek.

Sementara di Provinsi Aceh, HK Peduli yang disalurkan ini dapat meningkatkan fasilitas pendidikan bagi 930 Siswa/i tidak mampu dan Yatim-Piatu yang tersebar di Kota Banda Aceh.

Selain itu, bantuan jalan dapat mempermudah 50 Kepala Keluarga Kelompok Tani Beurata, 100 Kepala Keluarga Kelompok Tani Suke Imum Peut dan 100 Kepala Keluarga Kelompok Tani Lhok Trieng Yueng.

Terakhir, di Yogyakarta, HK Peduli dapat membantu ibadah bagi 500 Jemaat Gereja Hati Kudus Tuhan Yesus, Pugeran melalui sarana yang baik dalam menyambut Natal 2024.

Lebih lanjut, Adjib berharap program ini dapat berkelanjutan (sustainable). Di tahun 2024, Hutama Karya telah merealisasikan Program TJSL di sejumlah wilayah yakni di Aceh, Riau, Sumatera Utara,Sumatera Barat,Sumatera Selatan, Lampung, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTT, Kalimantan Timur (IKN) hingga Sulawesi.

“Hingga Oktober 2024, total nilai realisasi program TJSL adalah sebesar Rp10,672 miliar dengan persentase 51 persen di Pilar Sosial, 20 persen di Pilar Ekonomi dan 29 persen di Pilar Lingkungan,” tutup Adjib Al Hakim.

Rangkaian HK Peduli ini mendapatkan antusiasme yang baik, salah satunya dari Kelompok Tani SukeImum Peut.

“Dengan adanya Pembangunan Akses Jalan Tani dan kerja sama masyarakat, saya optimis bahwa pembangunan infrastruktur desa di Aceh dapat menciptakan dampak positif yang merata, sehingga kehidupan kami menjadi lebih sejahtera,” ujar Mohaddis–Ketua Kelompok Tani SukeImum Peut.[zul]

Exit mobile version