JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan B Najamuddin, mengajukan gagasan agar pembiayaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah dapat melibatkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS). Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis untuk memastikan keberlanjutan program yang berperan penting bagi generasi muda Indonesia.
“Kami melihat potensi besar dari masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembiayaan program ini. Tradisi memberikan bantuan makanan kepada anak-anak sekolah sudah lama ada di kalangan masyarakat kelas menengah atas. Dengan skema yang tepat, kontribusi ini dapat dikelola lebih sistematis dan melibatkan lebih banyak pihak,” ujar Sultan .
Menurut Sultan, Program MBG memiliki misi kemanusiaan yang universal. Program ini menjadi kebutuhan penting, terutama bagi anak-anak Indonesia di daerah yang memerlukan dukungan gizi untuk tumbuh kembang mereka.
Namun, ia mengakui bahwa pemerintah membutuhkan dukungan pembiayaan tambahan untuk menyukseskan program tersebut. Oleh karena itu, ia mengusulkan agar pemerintah menyiapkan mekanisme yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi melalui ZIS secara transparan dan akuntabel.
“Dukungan pembiayaan terhadap kebutuhan pokok masyarakat sudah menjadi bagian dari budaya bangsa ini. Pemerintah hanya perlu merancang skema yang jelas untuk pengumpulan dana ZIS melalui lembaga seperti BAZNAS dan organisasi lainnya,” tegas mantan Ketua HIPMI Bengkulu tersebut.








