JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Ketua DPR RI Puan Maharani membuka Masa Sidang II Tahun Sidang 2024-2025 pada Selasa, 21 Januari 2025, setelah anggota DPR menjalani masa reses. Pembukaan yang digelar dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, juga menjadi momen Puan menyampaikan sejumlah isu penting, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mulai dijalankan Pemerintah.
Puan mengucapkan selamat datang kepada anggota DPR yang baru kembali dari daerah pemilihan dan bertemu dengan konstituennya. Ia berharap reses dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaring aspirasi masyarakat yang akan ditindaklanjuti dalam masa persidangan ini.
“Semoga selama masa reses, seluruh anggota DPR RI dapat memanfaatkannya secara optimal untuk menjaring aspirasi masyarakat dan akan ditindaklanjuti melalui berbagai fungsi DPR RI pada masa persidangan ini,” kata Puan dalam pidato pembukaan masa sidang.
Dalam kesempatan tersebut, Puan juga mengucapkan Selamat Hari Natal 2024 kepada umat Nasrani dan Selamat Tahun Baru 2025 kepada seluruh rakyat Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi kepada aparat keamanan dan semua pihak yang telah memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif.
Puan kemudian mengingatkan bahwa masa sidang ini bersamaan dengan tahun pertama program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan, pemerintahan baru biasanya akan menjalankan berbagai program baru dan memperkuat keberlanjutan program-program pemerintahan sebelumnya.
“Rakyat selalu memiliki harapan baru dari setiap pergantian pemerintahan. Begitu juga harapan rakyat kepada DPR RI Periode yang baru, rakyat menitipkan kedaulatannya agar dapat dilaksanakan untuk mensejahterakan hidup rakyat,” kata Puan.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Indonesia yang besar membutuhkan kerja bersama dari seluruh komponen bangsa. DPR, melalui fungsi konstitusionalnya, akan menjadi mitra kerja Pemerintah untuk memastikan berbagai upaya pembangunan dapat terlaksana dengan baik.
Pada masa sidang ini, Puan merinci sejumlah agenda legislasi yang akan dilaksanakan sesuai dengan Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Terdapat 41 RUU Prioritas Tahun 2025, dengan 6 di antaranya merupakan Rancangan Undang-Undang carry over dari DPR RI periode sebelumnya.
Puan juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan APBN 2025, yang merupakan tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo. DPR akan memastikan kebijakan fiskal dan program-program pemerintah berjalan dengan kinerja yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup rakyat.
Puan berharap pemerintah dapat mengantisipasi potensi risiko yang dapat mengancam ketahanan keuangan negara, mengingat ketidakpastian geopolitik dan geo-ekonomi global. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara otoritas moneter, fiskal, dan sektor keuangan untuk menciptakan perekonomian nasional yang kondusif.
Di tengah beragam isu yang ada, Puan menyebut beberapa masalah yang menjadi perhatian DPR, seperti program makan bergizi gratis, penegakan kode etik dan hukum, penanganan bencana alam, stabilitas harga pangan, serta peningkatan produksi pertanian. Selain itu, DPR juga akan memantau penanganan kasus perdagangan orang dan kekerasan seksual.
Puan menutup pidatonya dengan harapan agar rakyat Indonesia dapat berpartisipasi dalam mengawasi dan mendukung pelaksanaan fungsi DPR sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya atas nama Pimpinan DPR RI mengumumkan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024–2025 akan dimulai sejak hari ini, Selasa 21 Januari 2025 sampai dengan tanggal 20 Maret 2025,” ujar Puan.[dnl]











