Ia meminta kepala daerah, dinas terkait, Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mendukung penuh agar serapan gabah berjalan sesuai rencana.
“Karena ini betul-betul krusial, 30 juta ton di 26 provinsi harus diserap secara semaksimal mungkin,” tegas Wamendagri Bima Arya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa inflasi secara year on year pada Januari 2025 tercatat rendah, yakni 0,76 persen.
Hal ini dipengaruah oleh diskon listrik 50 persen yang diberikan pemerintah. Namun demikian, ujar Amalia, harga beberapa komoditas pangan seperti cabai rawit, cabai merah, dan beras mengalami kenaikan signifikan akibat faktor cuaca.
“Kita perlu mewaspadai, karena faktor cuaca ternyata sangat mempengaruhi terhadap suplai cabai merah dan cabai rawit. inflasinya untuk kedua jenis cabai ini di bulan Januari ini secara month to month di atas 60 persen,” ungkap Amalia.[zul]











