Pengaruh Nilai Al-Quran dalam Pembentukan Tata Kelola Negara

Pengaruh Nilai Al-Quran dalam Pembentukan Tata Kelola Negara/(ilustrasi/@pixabay)

LIFESTYLE, FAKTANASIONAL.NET – Dalam sejarah pembentukan negara, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Al-Quran telah memberikan inspirasi tersendiri, bahkan di negara barat seperti Amerika Serikat.

Thomas Jefferson, salah satu pendiri dan penyusun deklarasi kemerdekaan AS, dikenal sebagai pribadi yang sangat menghargai literatur dan kebudayaan berbagai peradaban.

Pada tahun 1765, ketika masih berstatus mahasiswa di The College of William, Jefferson membeli Al-Quran versi bahasa Inggris.

Perkenalan ini membuka cakrawala pemikirannya mengenai nilai-nilai kemanusiaan, kebebasan beragama, dan toleransi.

Jefferson, yang memiliki ketertarikan mendalam pada berbagai karya filsafat Eropa dan budaya Timur Tengah, mempelajari isi kandungan Al-Quran dengan seksama.

Nilai-nilai seperti kebebasan beragama, anti-kekerasan, dan penghargaan terhadap kesetaraan manusia menjadi bagian dari landasan pemikirannya dalam memperjuangkan kemerdekaan dari Inggris.

Dalam proses perumusan deklarasi kemerdekaan AS, Jefferson turut memasukkan prinsip-prinsip universal yang terinspirasi dari nilai-nilai Al-Quran.

Hal ini menggarisbawahi betapa kitab suci tersebut tidak hanya menjadi pedoman spiritual, tetapi juga memiliki relevansi dalam pengembangan tata kelola negara yang inklusif.