JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pagi Sabtu lalu, Gunung Marapi yang membentang di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, kembali erupsi dan menyemburkan kolom abu setinggi 1.000 meter.
Erupsi tercatat pukul 06.11 WIB dengan kolom abu kelabu tebal condong ke selatan.
Data seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 30,3 mm dan durasi letusan sekitar 42 detik, menandakan aktivitas vulkanik yang perlu diwaspadai oleh masyarakat sekitar.
PVMBG menetapkan status Gunung Marapi pada Level II (Waspada), sama seperti erupsi sebelumnya pada 16 April yang memuntahkan abu setinggi 800 meter dengan amplitudo 30,1 mm.
Meski tidak menyebabkan korban jiwa, abu vulkanik dapat menurunkan kualitas udara, mengganggu pernapasan, dan merusak tanaman.
Pengamatan Pos Gunung Api (PGA) Marapi mencatat intensitas kolom abu tebal, menjulang vertikal sebelum condong ke selatan.
