Lonjakan Kredit Paylater di Indonesia

Pay letter/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Layanan buy now pay later (BNPL) makin diminati masyarakat Indonesia.

Data per Februari 2025 mencatat penyaluran kredit paylater mencapai Rp 36,24 triliun, tumbuh 27,65% secara tahunan.

Direktur Utama Pefindo Biro Kredit (IdScore) Tan Glant Saputrahadi menjelaskan, jumlah akun paylater juga naik signifikan ke 48,35 juta, atau pertumbuhan 37,34% YoY.

Hal ini menunjukkan BNPL tetap tahan banting meski daya beli menghadapi tekanan.

Menurut Tan Glant, sepanjang Februari 2025, kredit paylater mengalami pertumbuhan bulanan sebesar 2,53%—menandakan konsumen masih mengandalkan BNPL untuk kebutuhan konsumsi harian dan belanja online.

Berdasarkan usia, pengguna paylater didominasi generasi Z dan milenial:

20–30 tahun: 46,6%