JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Layanan buy now pay later (BNPL) makin diminati masyarakat Indonesia.
Data per Februari 2025 mencatat penyaluran kredit paylater mencapai Rp 36,24 triliun, tumbuh 27,65% secara tahunan.
Direktur Utama Pefindo Biro Kredit (IdScore) Tan Glant Saputrahadi menjelaskan, jumlah akun paylater juga naik signifikan ke 48,35 juta, atau pertumbuhan 37,34% YoY.
Hal ini menunjukkan BNPL tetap tahan banting meski daya beli menghadapi tekanan.
Menurut Tan Glant, sepanjang Februari 2025, kredit paylater mengalami pertumbuhan bulanan sebesar 2,53%—menandakan konsumen masih mengandalkan BNPL untuk kebutuhan konsumsi harian dan belanja online.
Berdasarkan usia, pengguna paylater didominasi generasi Z dan milenial:
20–30 tahun: 46,6%









