BNPB: Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Tanah Air Per 13 Juni 2025

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (12/6/2024)/Dok. BNPB.

Selain rumah, longsor juga berdampak pada aliran sungai yang tertutup material longsor.

Tim reaksi cepat BPBD bersama aparat daerah segera melakukan penanganan darurat dilokasi kejadian. Posko penanganan darurat juga didirikan untuk para warga terdampak dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi.

Angin kencang juga dilaporkan melanda wilayah Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, Rabu (11/6). Dua kecamatan terdampak diantaranya Kecamatan Julok dan Kecamatan Simpang Ulim.

Angin kencang mengakibatkan 19 unit rumah warga terdampak dan pohon tumbang. Tim gabungan kini tengah melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing dan material yang terbawa saat peristiwa ini terjadi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap menjaga kesiapsiagaan terhadap potensi risiko bencana hidrometeorologi.

Apabila terjadi perubahan cuaca secara signifikan, diharap kepada seluruh pemangku kebijakan di daerah bersama masyarakat dapat mengantisipasi dan melakukan mitigasi serta meningkatkan kesiapsiagaan.

“Jika terjadi hujan lebat hingga jarak pandang berkurang dari 100 meter dalam durasi satu jam lebih, diharap agar masyarakat mengungsi ke tempat yang lebih aman, khususnya bagi yang tinggal di daerah lereng tebing maupun bantaran sungai,” pungkas Abdul Muhari.[zul]

Exit mobile version