Daerah  

Bangun Kesiapsiagaan Bencana, BNPB Selenggarakan Simulasi Penanganan Gempa Sulbar 2025

simulasi penanganan bencana geologi dalam bentuk gladi ruang dan gladi pos komando bersama Pemerintah Provinsi Sulbar, Senin (16/6/2025)/Dok. BNPB.

Wilayah Sulbar terletak di jalur sesar naik Mamuju, yang aktif secara tektonik dan memiliki potensi gempa besar yang bisa menimbulkan dampak berantai, seperti tsunami, tanah longsor, dan likuifaksi.

Sementara itu, simulasi mengadopsi skenario bencana gempa bumi berkekuatan M7,5 yang terjadi pada pagi hari di wilayah pesisir Majene dan Mamuju. Diperkirakan lebih dari 1.000 korban jiwa dan 200.000 pengungsi terjadi dalam simulasi ini.

Skenario dirancang untuk menguji kapasitas respons dan komando di tingkat provinsi, serta keterpaduan antar instansi dalam mengatasi dampak multi-sektoral akibat bencana besar.

Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Herdin Ismail menyatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BNPB dan Provinsi Sulbar dalam membangun budaya sadar bencana dan memperkuat kesiapsiagaan lokal sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.

“Kami berharap semua pihak memahami peran dan tanggung jawabnya, serta mampu bergerak cepat, tepat dan terkoordinasi saat menghadapi bencana nyata,” kata Ismail.

Dengan terselenggaranya simulasi ini, lanjut dia, pemerintah daerah Sulbar mengharapkan semakin tangguh dalam menghadapi ancaman gempa bumi, dan masyarakat lebih siap serta terlindungi dari risiko bencana di masa depan.[zul]

Exit mobile version