Jika melihat histori, rasio ini pernah turun mendekati 60:1 saat perak menanjak lebih agresif. Robert Kiyosaki, penulis “Rich Dad Poor Dad”, memprediksi harga perak akan “meledak” pada Juli 2025, menjadikannya “pembelian asimetris terbaik” dengan upside besar dan downside terbatas.
Dalam jangka pendek, beberapa lembaga memproyeksikan perak bisa menyentuh US$37–38 per troy ons jika rasio mulai merapat.
Sebagai logam industri, perak juga mendapat dorongan dari permintaan sektor energi hijau dan teknologi.
Konduktivitasnya yang unggul membuatnya komponen krusial dalam kendaraan listrik dan panel surya. Ketika ekonomi global pulih, kebutuhan perak untuk aplikasi industri diprediksi melonjak, memperkuat catatan kenaikannya.
Dengan harga yang ramah di kantong dan dukungan fundamental, perak layak dipertimbangkan sebagai pelengkap portofolio.[dit]
