Lebih lanjut, terangnya, birokrasi kini tengah menghadapi tantangan disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, dan otomasi yang terus berkembang pesat. Oleh karena itu, Indra menuntut seluruh ASN juga harus adaptif.
Di sisi lain, kehadiran pegawai dengan status PPPK di lingkungan ASN menjadi sebagai dimensi baru dalam tata kelola SDM pemerintahan.
Berangkat dari adanya kebijakan ini, ia menekankan agar ASN, baik PPPK dan CPNS, sungguh-sungguh menerapkan empat nilai kunci ASN, yakni disiplin, kompetensi, kolaborasi, dan inovasi.
“Disiplin adalah fondasi integritas. Kompetensi bukan hanya soal ijazah, tetapi kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah nyata. ASN juga harus mampu bekerja lintas bidang dan berani menciptakan cara baru yang lebih efektif,” paparnya.
Di akhir pidato, dirinya mengajak seluruh ASN membangun budaya kerja yang progresif demi mewujudkan DPR RI sebagai lembaga perwakilan rakyat yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kita harus membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa. Setiap peran sekecil apa pun adalah bagian dari upaya membangun pemerintahan yang dipercaya rakyat,” pungkas Indra.[zul]
