KPK ‘Jemput Bola’ Periksa Gubernur Kalbar di Daerah, Sinyal Usut Tuntas Korupsi Proyek Mempawah

Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil langkah proaktif dengan memeriksa Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, langsung di Mapolda Kalbar. Pemeriksaan ini terkait dengan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mempawah. Langkah KPK yang melakukan pemeriksaan di daerah, bukan di Jakarta, dan pada akhir pekan, memunculkan pertanyaan publik.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena efisiensi proses penyidikan. Menurutnya, tim penyidik KPK telah berada di Kalbar selama sekitar satu pekan untuk melakukan serangkaian kegiatan, termasuk penggeledahan dan pemeriksaan maraton terhadap puluhan saksi. Saksi yang diperiksa mencakup pihak swasta hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mempawah.

Exit mobile version