Skandal Tol Trans Sumatera, KPK Bongkar Dugaan Praktik Jual Beli Lahan Terkondisi

Empat saksi yang diperiksa terdiri dari seorang notaris/PPAT bernama Rudi Hartono, dua stafnya Genta Eranda dan Ferry Irawan, serta seorang dari pihak swasta bernama Bestari. Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, para saksi dimintai keterangan terkait mekanisme transaksi dan alur jual-beli lahan. “Penyidik juga mendalami dugaan bahwa lahan telah dikondisikan oleh tersangka sejak awal,” ujar Budi pada Sabtu (11/10/2025). Keterangan mereka sangat penting untuk membuktikan adanya persekongkolan dalam pengadaan lahan.

Kasus ini telah menjerat dua pejabat tinggi PT HK, Bintang Perbowo dan M Rizal Sutjipto, sebagai tersangka. Kerugian negara sebesar Rp205,14 miliar, menurut laporan BPKP, berasal dari pembayaran PT HK kepada PT Sanitarindo Tangsel Jaya (STJ) untuk lahan di Bakauheni dan Kalianda. Meskipun pemilik PT STJ, Iskandar Zulkarnaen, telah meninggal dunia, KPK terus berupaya mengembalikan kerugian negara dengan menyita 122 bidang tanah serta aset lain milik tersangka.[dit]