“Masih ada opsi tentunya prasarana ditangani oleh pemerintah, tapi juga masih ada opsi bahwa sudah Danantara bisa take over, dan lain-lain,” terangnya. AHY berjanji akan menjelaskan langkah yang diambil secara terbuka jika keputusan final telah dicapai. Saat ini, semua opsi masih dalam tahap pengkajian mendalam untuk menemukan formula terbaik bagi negara dan kelangsungan proyek strategis tersebut.
Dalam penanganan masalah ini, AHY menegaskan dirinya tidak ingin terjebak dalam wacana yang mempertentangkan kepentingan pemerintah dengan pihak swasta atau BUMN. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk mencari solusi terbaik, alih-alih saling berhadapan di ruang publik. “Saya tidak ingin menjadi polemik antara pemerintah, seperti berhadapan-hadapan dengan swasta, dengan Danantara atau BUMN, karena sama-sama kita ingin mencari solusi yang terbaik,” tegas AHY. Fokus utama adalah menyelesaikan tantangan utang KCIC secara efektif dan efisien sesuai arahan Presiden.[dit]
