Gebrakan Pemerintah: Pinjaman Ultra Murah Dibuka untuk Pemda dan BUMN via PP 38/2025

Gaya Ceplas-Ceplos Menkeu Purbaya Dibandingkan dengan Gus Dur dan Rizal Ramli/(instagram )

Menkeu Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang skema bunga “ultra-rendah” untuk mempercepat realisasi proyek-proyek di daerah. Prioritas utama dari penggunaan dana publik ini adalah untuk mendorong perekonomian, bukan untuk mencari keuntungan semata bagi negara.

“Jadi daerah nggak usah khawatir, kalau proyeknya bagus, dan SMI menerima, kita akan jalankan bunga yang lebih rendah dari yang sekarang,” ujarnya.

Dukungan Modal untuk PT SMI

Untuk mendukung kapasitas penyaluran pembiayaan, Purbaya menyatakan telah bertemu dengan manajemen PT SMI. Ia menawarkan tambahan modal sebesar Rp6 triliun agar PT SMI dapat memperbesar volume pembiayaannya ke daerah dan BUMN.

PP 38/2025 sendiri mengarahkan pinjaman ini untuk mendukung proyek-proyek strategis di berbagai bidang, mulai dari infrastruktur, energi, transportasi, hingga penyediaan air minum. Beleid tersebut menegaskan bahwa pendanaan yang murah ini diharapkan dapat mendorong pembangunan nasional dan daerah secara signifikan.[dit]

Exit mobile version