Selain itu, faktor makroekonomi menjadi penggerak utama. Ketidakpastian mengenai kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) AS turut menekan aset berisiko. Setelah pertemuan The Fed Oktober lalu, Ketua Jerome Powell menegaskan bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember belum pasti, yang mengurangi ekspektasi pasar akan dukungan kebijakan moneter.
Sentimen Ketakutan Ekstrem Melanda Investor
Penurunan harga yang signifikan ini berdampak pada psikologi pasar. Indeks sentimen “Fear & Greed” anjlok ke level 21, level terendah sejak 9 April. Menurut Alex Kuptsikevich, analis dari FXPro, level ini menunjukkan ketakutan ekstrem di kalangan investor.
Dengan koreksi ini, kenaikan Bitcoin sepanjang tahun (year-to-date) terpangkas menjadi hanya sekitar 8%. Angka ini tertinggal jauh jika dibandingkan dengan kinerja indeks S&P 500 yang telah mencatat kenaikan 15% pada periode yang sama. Investor kini jauh lebih skeptis terhadap proyeksi optimistis akhir tahun yang menargetkan harga BTC di kisaran US$200.000.[dit]
