Faktor Asap Pekat Penyebab Korban Jiwa
Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta, Bayu Megantara, juga menyoroti dugaan baterai litium sebagai sumber api. Pihaknya mencatat bahwa karyawan sempat mencoba memadamkan api dengan lima unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun gagal karena api cepat membesar dan menghasilkan asap yang sangat pekat. Asap tebal dan beracun inilah yang diyakini menjadi faktor utama banyaknya korban jiwa. Proses identifikasi korban dan penyelidikan mendalam terus berlanjut untuk mengungkap kronologi lengkap dan dugaan kelalaian.[dit]
