JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Ambisi pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 6% di tahun 2026 menghadapi tantangan berat.
Sejumlah lembaga finansial internasional seperti IMF, Bank Dunia, hingga ADB memproyeksikan angka yang lebih rendah, yakni di kisaran 4,8% hingga 5,1%.
Ketidakpastian global dan kondisi domestik menjadi faktor utama di balik keraguan para pakar ekonomi tersebut.
Meskipun pemerintah telah menyuntikkan dana besar ke sektor perbankan untuk mendorong kredit, tantangan utama justru terletak pada sisi permintaan (demand).
