Fokus utama dari karya ini adalah berbagi pengalaman tentang proses penyembuhan dari trauma.
Aurelie berharap buku tersebut bisa menjadi sumber kekuatan bagi para penyintas lainnya dan meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya child grooming.
Ia ingin pembaca mengambil pelajaran dari perjalanan emosionalnya, bukan terjebak dalam teka-teki identitas karakter.[dit]
