Gagal Melalui Demo, AS Siapkan Beberapa Opsi Serang Iran

As Vs Iran/scsht net

Iran saat ini dalam kondisi Peak Of Readiness. Dalam kondisi kesiapan matang menyambut setiap kemungkinan serangan AS yang bisa dilakukan dadakan seperti penculikan Presiden Maduro di Venezuela. Tapi Iran bukan Venezuela.

Trump dan media Barat misalnya, sengaja membesarkan Angka kematian dalam demo besar-besaran di Iran Tempo hari. Pemerintah Iran menyebut angka resmi korban kerusuhan sebanyak 3000 an korban. Sedangkan Trump dan media Barat menyebut dengan narasi lain: bahwa Iran telah membunuh lebih 16.000 rakyatnya demi melengengkan kekuasaan.

Narasi ini sengaja dibuat untuk mendiskreditkan Iran dan mencari alasan untuk menyerang Iran. Narasi narasi menyesatkan ini jelas jelas untuk mencari celah legitimasi intervensi militer AS ke Iran.

Pemerintah Iran telah meminta seluruh angkatan bersenjata Iran untuk bersiap penuh dengan semua kemungkinan eskalasi. Semalam, wakil ketua dewan keamanan nasional Iran Saeed Jalili menemui para pasukan khusus Iran untuk kordinasi.

Saeed Jalili adalah salah satu tokoh keamanan dan politik kelas atas Iran setelah ketua dewan keamanan nasional Iran Ali Larijani. Keduanya adalah orang yang bertanggung jawab penuh atas keamanan Iran yang bertanggung jawab langsung kepada supreme leader Ali Khamenei.

Tensi geopolitik antara Iran dan AS – Israel saat ini sedang ada di persimpangan jalan yang membahayakan. Berkali-kali para pejabat politik dan militer Iran telah memberikan sikap yang jelas: setiap serangan AS atau Israel akan direspon dengan keras dan tidak ada kata ceasefire.

Ada sekitar 30 pangkalan militer AS di kawasan itu dan Israel sebagai pangkalan militer terbesar mereka di wilayah itu secara geopolitik. Karena Israel pada dasarnya lebih cocok disebut pangkalan militer AS daripada sebuah negara atau entitas.

Semua pangkalan AS ini dalam bidikan Iran, dan lebih jauh, Iran mengancam akan menyerang kepentingan AS lebih jauh keluar dari wilayah itu.

Satu pesan yang sangat jelas dari semua sikap Iran yang non kompromi seperti ini walaupun ditengah tensi memanas dengan AS adalah: bahwa Iran kemungkinan memiliki banyak senjata lain yang belum dipublikasikan ke dunia.

Konflik ini akan terus berlangsung, Netanyahu dan Israel mengebut agar Iran bisa diselesaikan di era Trump. Karena belum tentu ada Presiden AS setelah yang bisa disetir sampai di level ini oleh Israel dan kekuatan lobby Israel.[***]

Oleh: Tengku Zulkifli Usman, Pengamat Geopolitik Internasional. (Sumber: https://www.facebook.com/share/p/1ABDp8BcK7/)

Exit mobile version